Fakultas Filsafat UGM dan UNESCO Susun Prinsip Etis Penggunaan AI di Indonesia

Fakultas Filsafat UGM dan UNESCO Susun Prinsip Etis Penggunaan AI di Indonesia

Fakultas Filsafat UGM bekerja sama dengan UNESCO menyusun pedoman soal etika penggunaan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Rekomendasi etika dalam kecerdasan buatan yang dimaksud dalam studi ini mengacu pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan dasar filosofis. Masing-masing dari lima sila Pancasila disarikan menjadi lima gagasan tentang religiusitas, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial. Selanjutnya tim dari UGM mengeksplorasi lima gagasan tersebut secara filosofis sehingga dapat menjadi dasar bagi prinsip-prinsip etis pengembangan dan penggunaan AI di Indonesia.

Dekan Filsafat UGM Dr. Siti Murtiningsih mengatakan pihaknya bersama UNESCO sudah berhasil menyusun rekomendasi soal pedoman etika penggunaan AI di Indonesia. Rencananya pedoman prinsip etis penggunaan AI ini akan disosialisasikan oleh UNESCO ke semua pihak yang berkepentingan. “Sudah selesai disusun dan sudah ada hasil rekomendasinya. Dalam waktu dekat bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Murtiningsih kepada wartawan, Kamis (16/3), di sela peluncuran dokumen tentang Kecerdasan Artifisial di Indonesia, Mengkontekstualisasikan Rekomendasi UNESCO tentang Etika AI dalam Pancasila yang berlangsung di ruang persatuan Fakultas filsafat UGM.

Fakultas Filsafat UGM dan UNESCO Susun Prinsip Etis Penggunaan AI di IndonesiaMenjawab pertanyaan wartawan, penyusunan dokumen etika penggunaan AI di Indonesia menurut Siti Murtiningsih berangkat dari keprihatinan bersama antara Fakultas Filsafat dan UNESCO yang memandang pemanfaatan AI saat ini lebih banyak difokuskan pada kepentingan bisnis semata namun melupakan dampak yang ditimbulkan pada masyarakat selaku pengguna. “Dalam konteks ini, problem etik yang terlewat dan belum diperhatikan. Sinergi bersama ini akhirnya menyusun semacam rekomendasi naskah akademik yang disusun bersama untuk dijadikan panduan yang bisa diadopsi siapapun,” katanya.

Perwakilan Unesco Jakarta, Undral Ganbatar, mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan UGM sejak lama dalam berbagai kegiatan. Namun dalam penyusunan pedoman etika penggunaan AI ini pihaknya menggandeng fakultas Filsafat UGM yang selama ini memiliki pengetahuan luas soal prinsip etik dan moral sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya dengan adanya aturan etika kecerdasan buatan ini maka masyarakat dapat mengetahui dampak baik dan buruk, benar dan keliru dalam pengembangan dan penggunaan teknologi yang berbasis AI. Sebab pemanfaatan teknologi berbasi AI ini menurutnya selain memberikan manfaat memudahkan aktivitas manusia namun disisi lain bisa merugikan masyarakat selaku pengguna. “Teknologi AI selama ini selalu dikaitkan pada bisnis tapi lupa ada dampak etis yang ditimbulkan,” paparnya.

Undral Ganbatar menyebutkan dokumen pedoman penggunaan AI sesuai dengan nilai Pancasila ini akan disosialisasikan ke masyarakat luas. “Rekomendasi etika AI ini bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, industri dan pemerintah. Kita harus sadar bahwa kita semua ini pengguna AI sehingga perlu ada aturan etika soal itu,” katanya. (Penulis : Gusti Grehenson)

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    Mobil Formula Bimasakti UGM Raih Banyak Penghargaan di Kompetisi Formula SAE Italia

    Tim Mobil Formula Buatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang menamakan dirinya Bimasakti Pegadaian Racing Team berhasil menyabet banyak penghargaan pada kompetisi Formula SAE Italia yang diselenggarakan oleh SAE International dan Associazione Nazionale Filiera Industria Automobilistica pada 12-16 Juli lalu di Sirkuit Riccardo Paletti, Parma, Italia. Pada kompetisi yang diikuti oleh 78 peserta tim-tim formula student…

  • Telkomsel Education Day: Penerapan Teknologi Dalam Pembelajaran Interaktif

    Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan di Indonesia dengan menghadirkan Telkomsel Education Day. Acara ini bertujuan untuk menciptakan wadah pengembangan bagi para pendidik melalui program yang inovatif dalam dunia pembelajaran di Tanah Air. Setelah sebelumnya digelar di Bogor, kali ini acara Telkomsel Education Day diselenggarakan di Kota Yogyakarta, dengan mengundang kepala sekolah, wakil…

  • |

    Kenalkan Sosok Mahasiswa Termuda UGM Usia 15 Tahun

    Mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada Raja Muhammad Hayuri Islami tak menyangka jika ia akan dipanggil ke depan panggung bersama Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, SP.OG (K), Ph.D., dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru di lapangan Grha Sabha Pramana, Senin (1/8). Remaja asal Pekanbaru, Provinsi Riau,…

  • |

    Kiprah Politeknik ATK Yogyakarta Dalam Pameran Produk, Talkshow Dan Fashion Show di JFW 2024

    Jogja Fashion Week atau JFW ke-19 yang merupakan pagelaran fashion tahunan terbesar di Yogyakarta diselenggarakan pada tanggal 22 – 25 Agustus 2024 dengan berbagai rangkaian kegiatan Fashion Show, Fashion Exhibition, Fashion Seminar, Fashion Competition, Carnival dan Business Matching. Kali ini dengan mengangkat tema Fusion Fashion, JFW 2024 dimaknai sebagai perpaduan Integrasi Budaya, Kreativitas Tanpa Batas,…

  • |

    UGM Tembus 10 Besar Dunia pada THE University Impact Rankings 2022

    Times Higher Education (THE) menerbitkan hasil THE University Impact Rankings 2022, Kamis (28/4). Pemeringkatan ini menunjukkan bagaimana sektor pendidikan tinggi global bekerja menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB. Pada tahun ini UGM berhasil menembus posisi 10 besar dunia untuk SDG 1, yaitu No Poverty atau Tanpa Kemiskinan. “Dalam pemeringkatan THE University Impact Rankings tahun ini,…

  • |

    UGM Terjunkan 6.247 Mahasiswa KKN-PPM

    Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med. Ed., Sp.OG (K), Ph.D., secara resmi menerjunkan 6.247 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang mengabdi di 28 provinsi, 85 kabupaten/kota, 197 kecamatan dan 441 desa di seluruh pelosok Indonesia, Jumat (24/6), di halaman Balairung. Mereka akan bekerja bersama masyarakat selama 50 hari sejak…