Babinsa Koramil 02/Pakem Dorong Petani Wujudkan Swasembada Pangan
|

Babinsa Koramil 02/Pakem Dorong Petani Wujudkan Swasembada Pangan

Sleman — Upaya pendekatan dan Kemanunggalan dengan rakyat tidak pernah luntur dari prajurit TNI. Sudah menjadi komitmen TNI berasal dari rakyat dan kembali kepada rakyat. Bukan hanya pencitraan namun sudah tertanam dalam sanubari setiap insan prajurit bahwa hubungan emosional yang terjalin adalah keakraban yang tak akan terpisahkan.

Untuk itu peran TNI khususnya Babinsa diharapkan bisa menjalin silaturahmi dan Komunikasi Sosial (Komsos) baik dengan Instansi lain maupun dengan warga masyarakat. Upaya tersebut sebagai sarana bagi Koramil dalam rangka untuk mempererat dan menjalin kerjasama antara Babinsa dan warga binaanya guna menunjang pelaksanaan tugas kewilayahannya. Salah satu upaya untuk mewujudkan komunikasi sosial yang baik adalah dengan melaksanakan kunjungan anggota koramil khususnya babinsa ke wilayah binaan.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang Babinsa Koramil 02/Pakem Kodim 0732/Sleman, Koptu Lukas. Selesai melaksanakan apel pagi di kantor Koramil, Koptu Lukas menuju ke desa binaannya, Desa Paraksari Candibinangun, Rabu (6/1/21). Babinsa Desa Pakarsari Candibinangun ini melaksanakan kegiatan anjangsana dan Komsos dengan beberapa warga, terutama petani yang saat ini memasuki masa panen padi di wilayah tersebut.

Babinsa Koramil 02/Pakem Koptu Lukas menyampaikan, “kegiatan ini merupakan agenda rutin dalam rangka membahas percepatan masa tanam  dan masalah-masalah pertanian kedepan, di samping itu juga diberikan kesempatan tanya jawab dan sharing dengan petani mengenai permasalahan-permasalah yang timbul dalam rangka mewujudkan program pemerintah tentang ketahanan pangan dalam mencapai swasembada pangan nasional”.

Babinsa Koramil 02/Pakem Dorong Petani Wujudkan Swasembada Pangan
Babinsa Desa Paraksari Candibinangun Koramil 02/Pakem, Koptu Lukas, bercengkrama dengan para petani di wilayah desa binaannya.

“Saya sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga desa, apalagi di musim panen dan siap tanam seperti ini. Saya menyadari bahwa tugas pokok Babinsa adalah memberikan pembinaan kepada masyarakatnya, untuk itu kami sebagai Babinsa yang masing-masing memiliki desa binaan wajib mengetahui perkembangan di desanya, sembari mendekatkan diri kepada warga desa agar terciptanya hubungan yang harmonis antar Babinsa dengan warga binaan.” pungkasnya.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    Hari Raya Idul Adha bagi warga Dusun Wonorejo-Tonggalan, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman bukan sekedar memotong hewan kurban. Tapi, juga kebersamaan. Di Dusun ini, semua warga terlibat. Dari anak-anak hingga para orang tua. Mereka bahu-membahu. Mulai dari memotong, mencacah, mencuci, hingga membagi-bagikan daging kurban. Selamat! Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Kapolri Serahkan 9.648 Hewan Kurban di Momen Idul Adha

    Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyalurkan sebanyak 9.648 hewan kurban pada momen Idul Adha 1446 Hijriah ke masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan usai pelaksanaan salat Idul Adha yang digelar Polri di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/25). Penyerahan secara simbolis dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada panitia kurban Mabes Polri. “Pada…

  • |

    WISATA EDUKASI | Museum UGM

    Berada di kompleks kampus UGM Jogjakarta, museum ini berusaha menjaga apa yang telah dan ingin dicapai UGM sesuai gagasan para pendiri kampus. Di museum ini terdapat jejak prestasi Sardjito serta Presiden Barrack Obama. Monggo simak videonya… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Menyusuri Rimba, Menggali Cerita Masyarakat Adat Menjaga Alam untuk Masa Depan

    Di tengah perubahan iklim yang sedang terjadi, di antara gempuran berita tentang eksploitasi hutan, rupanya masih banyak cerita manis tentang keharmonisan antara alam dan manusia. Ternyata masih banyak orang yang peduli pada hutan dan menjaganya mati-matian. Begitulah yang ditemukan oleh TelusuRI, media perjalanan dan pariwisata Indonesia, saat menjalani ekspedisi Arah Singgah pada 2023–2024. Tim yang…

  • | |

    Dukung Indonesia jadi Pusat Industri Halal Dunia, BPJPH Rekrut 20.763 Pendamping Proses Produk Halal

    Jakarta – Sebanyak 20.763 individu telah terdaftar sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) di bawah koordinasi BPJPH, dalam Indonesia International Halal Festival atau IIHF (22/06). Menurut Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mencatat ini adalah pencapaian signifikan dalam penguatan ekosistem halal nasional. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengungkapkan bahwa lonjakan pendaftaran P3H ini mencerminkan antusiasme…

  • Pandemi Covid-19, Ujian Berat Pelaku Usaha Pariwisata

    Pandemi covid-19 benar-benar menjadi ujian berat bagi para pelaku usaha pariwisata. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya hotel dan penginapan yang dijual di ranah online sebagai dampak pandemi covid-19 yang tak kunjung selesai. Kondisi ini menjadi perhatian dari Peneliti Pusat Studi Pariwisata (Puspar) UGM Prof Baequni. Menurutnya kondisi ini terjadi karena pelaku usaha di bidang…