Konser Tunggal Pandika kamajaya “Melangkah” Ajak Penonton Merasakan Seni, Memperluas Presepsi Indahnya Perbedaan.
|

Konser Tunggal Pandika kamajaya “Melangkah” Ajak Penonton Merasakan Seni, Memperluas Presepsi Indahnya Perbedaan.

Pandika Kamajaya baru saja menggelar konser tunggal yang bertajuk “Melangkah” pada 10 September 2023, berlokasi di Panggung Sekolah Hutan Pinus Mangunan Bantul. Acara yang berdurasi kurang lebih 1 jam dan dimulai pada pukul 15.30 WIB itu menyajikan sebuah pertunjukan musik yang baru dan berbeda dari konser musik biasanya.

Mengusung konsep pertunjukan musik yang berlangsung tanpa jeda dari awal hingga akhir acara dan tanpa adanya MC (Master Of Ceremony) ini menyajikan 6 karya original Pandika Kamajaya yang 5 diantara belum dirilis . Berkolaborasi dengan komunitas Nalitari ( Tari Inklusi ) di lagu pertama, Puji Syahropi (Tari Kontemporer) dilagu terakhir dan pada setiap perpindahan antara karya satu dan selanjutnya di isi oleh narasi yang dibuat dan dibacakan langsung oleh aktor Seteng Sadja , diringi musik berformasikan Double Quintet String, Piano, Clarinet yang seluruh pemainya adalah perempuan.
Konser Tunggal Pandika kamajaya “Melangkah” Ajak Penonton Merasakan Seni, Memperluas Presepsi Indahnya Perbedaan.
Konser Tunggal Pandika kamajaya “Melangkah” Ajak Penonton Merasakan Seni, Memperluas Presepsi Indahnya Perbedaan.
Suasana senja yang hangat dan tata artistik yang baik menambah hikmat pertunjukan ini yang berhasil membuat beberapa penonton terharu dan dapat mendalami setiap karya baik itu lirik lagu, narasi, tari ataupun musik yang disajikan.pada sore itu.

Konser Pandika Kamajaya ini dihadiri lebih dari 500 penonton yang diantaranya ada tamu kehormatan KPH Yudanegara , Kepala Disnakertrans DIY Bpk Aria Nugrahadi, dan Ketua Koperasi Notowono Bpk Purwo Harsono.

Acara ini merupakan salah satu bentuk Pandika Kamajaya untuk mengapresiasi karya-karyanya yang mengusung tema sosial, kemanusiaan, kecintaan pada lingkungan dan perbedaan.

Tujuannya adalah untuk mengajak kita semua agar semakin menyadari betapa besar pengaruh lingkungan dan manusia terhadap kehidupan kita ini serta dapat menjadi wadah yang baik bagi masyarakat luas dan penikmat musik tanah air.
Dengan tajuk konser Melangkah ini menjadi penanda awal karir Pandika Kamajaya untuk merilis karya-karya selanjutnya dan meramaikan kancah musik Indonesia. (IG: @pandikakamajaya)

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | | |

    Lucunya Anang Batas Godain Gadis Vietnam

    Bukan Anang Batas kalau tidak usil. Bahkan, dalam berkata-kata pun Anang Batas selalu saja bisa menemukan celah untuk berlaku usil. Termasuk saat membawakan acara Malam Sastra Lereng Merapi Membaca Hb Jassin yang bagi sebagian orang diwajibkan khusuk. Anang Batas mampu menyegarkan suasana dan udara Minggu (10/9) malam yang mencapai 18 derajat celcius. Video ini merekam…

  • | |

    Tari Ruwat Mata Air

    Digelar di mata air Goa Lawa, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Tari Ruwat Mata Air diperagakan oleh koreografer Icuk Ismunandar. Latar Icuk yang merupakan penari tradisi atau klasik tetap menonjol pada gerakan yang mengeksplori air. Tari ini mengajak kita untuk menjaga kemurnian air sejak dari mata air hingga akhirnya masuk ke mulut kita sebagai air…