Orang-orang Tak Takut Tuhan - Donny Verdian

Orang-orang Tak Takut Tuhan – Donny Verdian

Donny Verdian kembali merilis sebuah karya musik baru bertajuk Orang-orang Tak Takut Tuhan. Ada yang istimewa dari lagu rilisan ini dibanding karya-karya sebelumnya. Utamanya terkait pesan yang disampaikan.

“Di lagu baruku ini ada nada kemarahan, kekecewaan serta usaha untuk menghadirkan sentilan dengan cara yang tetap santun dan elegan!,” ujar Donny dihubungi secara online beberapa hari yang lalu. Pria yang berdomisili di Sydney, Australia sejak 2008 ini menggunakan konteks ramainya peristiwa politik yang terjadi di Indonesia sejak paruh akhir tahun 2023 silam sebagai landasan berkarya.

Donny menganggap bahwa sebagai seniman, adalah tugasnya untuk menyuarakan apa yang ia tangkap, renungkan dan kemudian jadi buah dari riuh-rendah politik belakangan ini, “Meski tak banyak yang berani mengapresiasi dan sedikit yang menyatakan persetujuan atas pesan yang kusampaikan di Orang-Orang Tak Takut Tuhan, aku sepenuhnya bisa mengerti.”

Sudah barang tentu Donny tak mengungkap secara publik kepada siapa lagu ini ditujukan karena baginya karya harus lahir senetral mungkin, “Lagu, bagiku adalah senjata untuk mengingatkan, bukan untuk menyerang seseorang.” tegasnya. “Meskipun kalau nanti pada akhirnya ada yang berani untuk menerjemahkan lagu itu dalam konteks yang lebih spesifik ya silakan… ” imbuh pria yang kerap disebut sebagai Superblogger Indonesia itu.

Yang juga tak kalah menariknya adalah desain sampul (artwork) Orang-orang Tak Takut Tuhan. Donny menggunakan foto dirinya dengan hidung yang diperpanjang mirip tokoh fiksi, Pinokio. Apa yang ingin Donny sampaikan dengan simbol itu?

“Ya itu adalah simbol ketidaksinkronan seorang pemimpin antara apa yang ia utarakan dan ia lakukan mirip Pinokio yang setiap berbohong hidungnya akan tambah panjang.. Supaya nggak ada yang marah, pakai foto saya saja..”

Seperti karya-karya sebelumnya, Orang-Orang Tak Takut Tuhan digarap hampir semuanya secara swadaya oleh Donny. Hanya di lini bass saja Donny mengajak Ignasius Bowo Sarjito, untuk berpartisipasi. “Awalnya cuma mau akustik tanpa drum, perkusi ataupun bass tapi kok rasanya nada amarah dan kecewanya jadi kurang tersalurkan makanya saya ajak Bowo!”

Lagu ini dalam minggu pertama perilisannya mendapat tanggapan cukup beragam dari khalayak dan yang menarik salah satunya adalah yang disampaikan Kadri Mohammad, seorang lawyer yang juga vokalis grup band Makara. Kadri dalam video singkat yang dikirim ke Donny mengaku salut dengan produktivitas Donny dalam berkarya utamanya dalam melihat dan menjadikan apa yang sedang terjadi belakangan dalam sebuah karya. “Loe emang sangat produktif dan kreatif. Situasi politik bisa loe jadiin suatu karya yang menurut gue bagus!”

Orang-Orang Tak Takut Tuhan sudah bisa dinikmati di platform-platform musik digital terkemuka.

Lyric Video:

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    MUSIK | Melati di Tapal Batas – Ismail Marzuki (Cover) Keroncongan Agawe Santosa

    Menjadi salah satu orkes keroncong yang tampil dalam Pasar Keroncong Kota Gede 2018, Orkes Keroncongan Agawe Santosa secara khusus menyuguhkan lagu-lagu karya Ismail Marzuki dalam penampilannya di panggung Sopingen, Kota Gede, Sabtu (15/12/2018). Simak penampilannya saat membawakan lagu “Melati di Tapal Batas”. Monggo… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | |

    Lucunya Yuliono Singsot Nyanyi Lagu Tongsis

    Jika boleh ditambahkan, kebutuhan pokok manusia Indonesia kini tidak lagi sembilan melainkan 12. Karena, tiga hal ini sepertinya sudah tidak bisa dilepaskan lagi dari kehidupan sehari-hari. Tiga hal tersebut adalah listrik berikut colokannya, wifi, dan tongsis atau tongkat alat bantu swafoto. Kebutuhan mungkin lebih cocok disebut dengan ketergantungan akan tongsis inilah yang menginspirasi Yuliono membuat…

  • |

    MUSIK | Pentas Musikan Keraton Jogja – Indonesia Raya

    Selain memiliki abdi dalem pengrawit, Keraton Jogjakarta ternyata juga memiliki abdi dalem pemusik. Mereka disebut dengan Musikan. Mereka biasa memainkan musik-musik barat atau Eropa. Minggu (18/8) lalu, abdi dalem Musikan mementaskan lagu-lagu wajib nasional di bangsal Mandalasana, Keraton Jogjakarta. Jogja Archive berkesempatan merekam dan menyuguhkannya untuk Anda. Dan, lagu Indonesia Raya adalah yang pertama kami…

  • | | |

    Sastra Bulan Puasa: Yuliono “AKU MENCINTAIMU SECARA ORGANIK”

    Aku Mencintaimu Secara Organik bukanlah merupakan judul asli karena Yuliono tidak memberi judul atas karya sastra yang kemudian ia nyanyikan dalam Sastra Bulan Puasa yang digelar di Omah Petruk, Pakem, Sleman, pada Minggu (18/6). Selain sebagai penulis puisi, Yuliono juga dikenal sebagai penyanyi spontan yang lucu. Tidak percaya? Simak saja video berikut ini… Kamu suka?…

  • | |

    Musikalisasi Puisi “DUKA PEWARTA”

    Adalah kabar duka yang membuat Thomas Pujo bersedih. Kabar tentang meninggalnya Yuyuk Sugarman, teman seprofesinya. Kabar inilah yang kemudian menggerakkan tangan Pak Pujo demikian ia biasa disapa, menuliskan bait-bait puisi. Romo Sindunata yang didaulat melepas jenazah pun membaca puisi karya Thomas Pujo ini di depan para pelayat. Dan, malamnya, dalam Sastra Bulan Puasa yang digelar…