Tiga Atlet DIY Raih Podium di Kejurnas Panjat Tebing Bali

Tiga Atlet DIY Raih Podium di Kejurnas Panjat Tebing Bali

Tiga atlet Daerah Istimewa Yogyakarta sukses berdiri di podium pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Terbuka Kelompok Umur Youth C-D di Bali. Mewakili Nusantara Sport Climbing yang bermarkas di Sleman, mereka meraih satu medali emas dan dua medali perak nomor speed classic.

Restu Aqila Bumi meraih medali emas setelah mengalahkan kompatriotnya Alfonsa Puan Arimbi di final kategori Speed Classic Youth D Putri. Aqila mampu membukukan total catatan waktu 17,60 detik, sedangkan Puan 19,08 detik dan berhak mendapatkan medali perak.

Tiga Atlet DIY Raih Podium di Kejurnas Panjat Tebing Bali

Satu medali perak disumbangkan Ahmad Mapanji Ainuridho dari nomor Speed Classic Youth C Putra. Panji, demikian ia biasa disapa, hanya mencatatkan waktu 15,44 detik. Ia harus mengakui keunggulan I Putu Krisna Partha Wiguna dari Jembrana Climber Team Bali yang meraih medali emas dengan catatan waktu 13,95 detik.

Tiga Atlet DIY Raih Podium di Kejurnas Panjat Tebing Bali

Kejurnas Panjat Tebing Terbuka Kelompok Umur Youth C-D ini digelar PP FPTI dan Kemenpora di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, Bali, selama tiga hari, Jumat-Minggu (1-3/12). Para atlet yang dibagi dalam dua kelompok umur Youth D (tahun lahir 2012-2013) dan Youth C (tahun lahir 2010-2011) berlaga di dua nomor: speed classic dan lead.

Kejurnas ini diikuti 189 atlet dari 55 klub yang berasal dari 12 provinsi. Pengurus Pusat FPTI merancang Kejurnas ini untuk menjaga regenerasi atlet. Apalagi, panjat tebing menjadi cabang olahraga yang dilombakan dalam olimpiade. Indonesia bahkan telah memastikan dua tiket untuk Olimpiade 2024 di Paris atas nama Rahmad Adi Mulyono dan Desak Made Rita Kusumadewi.

“Klub ini kan ujung tombak dalam merekrut dan melatih atlet sejak dini. Karena itu, kita mencoba memberi ruang yang luas. Jika klub bertumbuh bagus, maka Pengcab, Pengprov dan Pengurus Pusat pasti memetik hasil bagus,” ungkap direktur even Setyo Dibyo.

***

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • Yayuk Basuki Meriahkan Pertandingan Tenis Kagama Cup XV

    Petenis Legendaris Indonesia Yayuk Basuki (51 tahun) memeriahkan pembukaan Tenis Kagama Cup ke XV yang diselenggarakan di Lapangan Tenis Outdoor Lembah UGM, Sabtu (7/11). Kehadiran Yayuk Basuki tidak hanya memberi semangat pada ratusan peserta yang terdiri dari para alumni yang berasal dari berbagai daerah. Bahkan Yayuk Basuki juga ikut ambil bagian pada pertandingan eksibisi dengan…

  • |

    Adu Cepat Para Pemanjat (Kejurnas KU X, Jogjakarta)

    Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok Umur X di Jogjakarta. Selama tujuh hari (20-16/8) para pemanjat muda dari berbagai penjuru Indonesia akan beradu cepat di berbagai kategori: Speed, Lead dan Boulder. Inilah seleksi bibit-bibit atlet sportclimbing yang akan membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Video ini direkam khusus buat para pemanjat…

  • |

    Spidergirl From Jogja

    Seorang bocah perempuan dari Kota Yogya, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki bakat luar biasa dalam olah raga panjat atau sport climbing. Meski usianya masih 11 tahun, namun Sukma Lintang Cahyani mampu menaklukkan jalur kuda laut di Tebing Siung, Kabupateng Gunungkidul dengan mencapai top border. Jalur Kuda Laut sendiri dikenal sebagai jalur paling sulit. Seorang pemanjat bukan…

  • | |

    Aksi Panjat Tebing Menpora Imam Nahrawi

    Di sela-sela kunjungannya ke Pelatnas Panjat Tebing di kompleks stadion Mandala Krida, Jogjakarta, Senin (12/3), Menpora Imam Nahrawi menjajal kemampuannya melaju di papan panjat nomor speed world record. Nomor speed world record merupakan nomor yang diandalkan cabang olahraga panjat tebing untuk mendulang medali emas di Asian Games 2018. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • Jelang SEA Games 2021, Tim Bulutangkis Tiba di Vietnam

    Bac Giang, 13 Mei 2022. Tim bulutangkis Indonesia yang akan turun di ajang SEA Games 2021 tiba di Vietnam hari Jumat (13/5). Beranggotakan 30 orang yang terdiri dari 20 atlet, tujuh pelatih, satu manajer, satu fisioterapis, dan satu masseur. Manajer tim Eddy Prayitno mengungkapkan kondisi timnya saat tiba di Hotel Muong Thanh Grand, Bac Giang….

  • Royal Sports Siapkan Dukungan Medis Untuk Tangerang Hawks untuk IBL Musim 2025

    Menatap musim baru, klub basket Tangerang Hawks menggandeng Royal Sports sebagai salah satu medical support untuk arungi Indonesia Basketball League (IBL) edisi 2025. Royal Sports akan mendampingi tim Tangerang Hawks baik pada laga home maupun away selama 7 bulan di 9 kota. “Tangerang Hawks sebetulnya sudah lama bersama Royal Sports. Tahun lalu di musim 2024…