|

Speed WR Kids Youth C dan D Tampilkan Bakat-Bakat Muda di Hari Kedua Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024

Pertandingan babak final untuk disiplin speed WR kids digelar pada malam hari, di hari kedua Kejuaraan Panjat Tebing Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024, Minggu (3/11). Nomor ini menampilkan semangat dan ketangkasan para atlet muda dari berbagai kelompok umur yang berjuang memberikan performa terbaik.

Di kelompok umur Youth C Putra, Muhammad Backhir Nur Faatir dari klub ECC Makassar berhasil meraih juara pertama dengan waktu 7,7 detik, mengalahkan Abrizzam Azka Efendi dari Pataga Climbing School yang mencatat waktu 8,00 detik. Dengan hasil ini, Backhir meraih medali emas, sementara Abrizzam mendapatkan medali perak. Medali perunggu diraih Hafidz Buana dari Warrior Sport Climbing Club dengan waktu 6,83 detik, mengungguli Rizki Abdillah dari Climania Bantul yang mencatat waktu 9,26 detik.

Pada kelompok umur Youth C Putri, Kayla Noura Mahameru dari Pataga Climbing School tampil gemilang di big final dengan waktu 6,99 detik dan membawa pulang medali emas. Restu Aqila Bumi dari Nusantara Climbing Sport Yogyakarta harus puas di posisi kedua dengan waktu 10,49 detik setelah sempat terpleset, dan meraih medali perak. Di posisi ketiga, Chira Kyrana Putri Erika dari Pataga Climbing School memenangkan small final melawan Davina Jasmine Lady Puspa dari Phyxius Climbing Club dengan waktu 8,3 detik, sedangkan Davina mencatat waktu 9,26 detik. Dengan hasil ini, Chira berhak atas medali perunggu, sementara Davina meraih juara harapan.

Di kelompok umur Youth D Putra, big final mempertemukan Yafi Max Xena dari POPB DKI Jakarta dengan Affan Syafaat Yusuf. Namun, pertandingan berlangsung singkat karena Affan mengalami false start. Dengan begitu, Yafi dinyatakan sebagai juara pertama dan meraih medali emas, sementara Affan mendapatkan medali perak. Di laga small final, Muhammad Rafqi Firdaus dari Warrior Sport Climbing Club berhasil mengalahkan Rizky Abdillah dari FPTI Kutai Timur dengan selisih tipis 0,33 detik. Rafqi mencatat waktu 7,35 detik dan membawa pulang medali perunggu, sedangkan Rizky mencatat waktu 7,68 detik.

Pada big final Youth C Putri, Hanifah Nur dari Nusantara Sport Climbing Yogyakarta mengalahkan Ibni Balqis Larasati Wardhana dari Eiger Climbing Center Kota Bandung dengan waktu 5,64 detik. Hanifah berhak atas medali emas, sementara Balqis yang mencatat waktu 6,97 detik meraih medali perak. Di posisi ketiga, Nazhiifah Qothrunnada dari Calmway Satria Climbing Center berhasil mengalahkan Alfonsa Puan Arimbi dari Nusantara Climbing Yogyakarta dengan waktu 7,35 detik berbanding 7,68 detik.

Selain medali, para peraih medali juga mendapatkan uang pembinaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Namun, menurut Teguh Supriyadi, Event Director kejuaraan ini, tujuan utama kompetisi bukan hanya menjadi juara, tetapi menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga panjat tebing dan memberikan pengalaman bertanding di kompetisi.

“Saya mengucapkan selamat kepada para juara. Namun, yang terpenting dari kompetisi ini adalah mendekatkan anak-anak pada olahraga panjat tebing dan menambah pengalaman bertanding dalam suasana kompetisi,” tegasnya.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Histeria Warga Korban Bencana Didukung Presiden Jokowi

    Sabtu (9/12), Presiden Joko Widodo mengunjungi sejumlah tempat yang terdampak bencana banjir dan longsor akibat badai cempaka. Di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jokowi menyempatkan diri berkunjung ke Dusun Bonjing, Desa Bejiharjo, Kecamatan Ponjong yang terislor setelah jemabatan yang menjadi satu-satunya akses hanyut diterjang banjir sungai Oya. Kehadiran sang presiden ini membuat histeris warga yang…

  • |

    Pikatan Stable, Tempat Berkuda di Jogja

    Berada di kawasan Gedong Kuning, Yogyakarta, Pikatan Stable menjadi satu-satunya tempat untuk berlatih kuda tunggang di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sini kita bisa belajar mengenal kuda dan berlatih menunggang kuda jumping dan ekuistrian. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Tim Ekspedisi Merah Putih 2025 Hari Ini Mulai Trekking di Nameless Tower Pakistan

    Islamabad – Setelah tiba di Islamabad, Selasa (15/7), hari ini Tim Ekspedisi Merah Putih Trango Tower 2025 (EMPTT2025) akan memulai trekking di Nameless Tower, Trenggo Tower, Pakistan. Sebelumnya,  kedatangan enam pemanjat panjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) bersama tim disambut baik oleh Duta Besar RI LBBP Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo. Sebagai perwakilan diplomasi…

  • | | |

    Wisata Jeep Gumuk Pasir Parangtritis

    Menjadi salah satu keajaiban dunia, gumuk pasir di pesisir selatan kabupaten Bantul juga menyuguhkan pemandangan yang cantik dan menarik. Apalagi kalo disusuri dengan menggunakan jeep. Seperti apa serunya? Monggo simak videonya… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • 400 Atlet Ikuti Festival Panjat Tebing Anak Nusantara

    Sebanyak 400 atlet dari berbagai penjuru tanah air mengikuti Festival Panjat Tebing Anak Nusantara (FAN) II yang digelar Rabu hingga Sabtu (26-29/6) di GOR Fitriyani, Klebengan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Para atlet ini berasal dari 68 klub yang tersebar di berbagai kota di Indonesia seperti Makasar, Kalimantan Tengah, Palembang, Medan dan kota-kota lain di pulau…

  • Veddriq Leonardo Masuk Nominasi Atlet Terbaik 2024 Versi International World Games Association

    Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, masuk daftar nominasi atlet terbaik 2024 versi International World Games Association (IWGA). Daftar nominasi atlet terbaik 2024 itu dirilis IWGA pada Selasa (7/1/2025). Selain Veddriq, terdapat 21 atlet lainnya dari berbagai cabang olahraga baik individu maupun pasangan. Dari 22 nama tersebut, Veddriq…