|

THR Air untuk Gunungkidul

Diinisiasi oleh Pemuda Pecinta Alam (PPA) Gunungkidul, Tunjangan Hari Raya (THR) Air untuk Gunungkidul merupakan turunan dari Program Adopsi Air yang telah berjalan sejak tahun lalu. Program THR Air ini merupakan respon atas krisis air bersih yang “kebetulan” bertepatan dengan bulan puasa dan hari raya idul fitri.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, krisis air bersih bukan saja menyisakan derita, tapi juga menguras hewan ternak warga, karena tak jarang mereka harus menjual sapi dan kambing mereka untuk membeli air bersih.

Mulai berjalan pada hari ke-2 puasa (18/6), program THR Air bersih berhasil mendistribusikan air sebanyak 104 tangki ke 25 Dusun di 10 Desa. Air ini bersumber dari sampah yang disumbangkan para donatur. Bagaimana perjuangan anak-anak muda ini? Simak videonya.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    Putra Raja & Tradisi Apeman Kraton Jogja

    Putra Raja & Tradisi Apeman Kraton Jogja bercerita tentang salah satu tradisi yang rutin dilakukan di Kraton Jogja. Tradisi ini digelar setiap kali kraton hendak melakukan labuhan. Tradisi Apeman ini mengawali seluruh prosesi labuhan. Setelah apem selesai dibuat, pada hari berikutnya kraton akan menggelar kenduri yang diikuti seluruh abdi dalem. Dan, pada hari berikutnya, baru…

  • |

    Sastra Bulan Puasa: Sindhunata “APEM LEBARAN”

    Sudah tak terbilang berapa puisi yang ditulis. Banyak juga buku yang sudah dilahirkan, namun Sindhunata adalah air kata-kata. Terus bergerak mengalir mencipta karya-karya. Apem Lebaran adalah salah satu karya puisi Sindhunata yang terbaru. Ditulis pada bulan ramadhan sebagai permenungan makna iedul fitri, Apem Lebaran dibacakan Sindhunata dalam Sastra Bulan Puasa yang digelar di Omah Petruk…

  • |

    MUSIK | Indonesia Pusaka

    Mengisi sore, sejumlah anak muda di Daerah Istimewa Jogjakarta bermain musik di atas jembatan Bantar, Sentolo, Kulonprogo. Berbekal gitar dan biola, mereka menyanyikan lagu Indonesia Pusaka. Monggo simak videonya… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | |

    TARI | Beksan “Bala Kapi” Keraton Jogjakarta

    Untuk kali pertama Keraton Jogjakarta mementaskan beksan “Bala Kapi” di bangsal Srimanganti, Minggu (1/9). Sebuah tari klasik yang diperagakan oleh anak-anak KHP Kridhomardowo. Bala Kapi merupakan tarian yang menceritakan tentang para kapi, yakni aneka rupa binatang yang terlahir dari pujaan atau ciptaan para dewa. Beksan ini diambil dari adegan budhalan, yaitu saat para kapi diturunkan…

  • |

    SOSIODRAMA | Pertempuran Plataran

    Sosiodrama Pertempuran Plataran berkisah tentang perlawanan para pejuang yang tergabung dalam Military Academy (sekarang Akademi Militer atau Akmil) terhadap Belanda pada masa agresi militer tahun 1949. Sebanyak delapan pejuang gugur dalam pertempuran di Plataran pada 24 Februari 1949. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Jogja Darurat Air

    Dengan dalih meningkatnya kunjungan wisata, hotel-hotel dan apartemen terus dibangun. Beribu kamar terus bertambah. Dan berarti pula berjuta kubik air disedot. Lalu apa yang akan menimpa Yogyakarta selanjutnya? OGJA DARURAT AIR menggambarkan bagaimana eksploitasi para pengembang terhadap kota budaya dan dampaknya atas lingkungan. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.