| |

Tradisi Unik Labuhan Parangkusumo

Labuhan Parangkusumo merupakan tradisi yang digelar sekali setiap tahun di Pantai Parangkusumo, Bantul, sebagai bagian dari perayaan Pengetan Jumenengan nDalem (peringatan naik tahta) Raja Keraton Jogjakarta. Labuhan Parangkusumo digelar sehari sebelum Labuhan Merapi.

Tradisi Labuhan Parangkusumo berakar dari “perjanjian” antara Danang Sutowijoyo (Panembahan Senopati) dengan Ratu Kidul pada saat hendak membuka Alas (hutan) Mentaok untuk mendirikan Kerajaan Mataram.

Berbeda dengan Labuhan Merapi yang melabuh perlengkapan laki-laki, Labuhan Parangkusumo melarung beragam perlengkapan perempuan seperti jarik dan selendang sebagai persembahan Raja Keraton Jogjakarta kepada Ratu Kidul.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    MUSIK | Sholawat Magadir

    Mengisi bulan ramadhan, Jogja Archive secara rutin akan mengunggah video-video berisi konten religi seperti sholawat. Dan, sholawat Magadir ini menjadi video ketiga untuk menemani Anda menjalankan ibadah puasa. Monggo.. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Surga di Dasar Laut Gunungkidul

    SURGA DI DASAR LAUT GUNUNGKIDUL sekilas terkesan hiperbolik bahkan “lebay”. Tapi, begitulah adanya. Dasar laut di pantai-pantai Gunungkidul adalah keindahan yang luar biasa. Ombak besar yang menghantam karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia ternyata tidak serta merta menghancurkan terumbu karang. Setidaknya ada dua pantai yang wajib Anda kunjungi karena ada surga di bawahnya: Pantai Sadranan…

  • | |

    Tradisi Jamasan Kereta Kraton Jogja

    Tradisi Jamasan Kereta merupakan tradisi yang digelar Kraton Yogyakarta setiap kali datang bulan Suro atau bulan Muharam dalam penanggalan Islam. Jamasan akan dilakukan pada Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon. Dari 23 kereta milik Kraton, hanya dua kereta yang dijamasi atau dicuci. Pertama, kereta Kanjeng Nyai Jimat dan kedua, kereta lain yang dilakukan bergilir setiap tahunnya….

  • | | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | PETRUK (jadi) RATU

    Menjadi tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa, Petruk sejatinya adalah putra begawan atau resi. Ia memiliki nama asli Bambang Pecruk Panyukilan. Petruk (jadi) Ratu barangkali adalah lakon atau cerita paling populer dalam pementasan wayang kulit terkait dengan punakawan. Kecamatan Wirobrajan menggarap lakon ini begitu apik. Menggunakan kostum jenaka, Kecamatan Wirobrajan sukses menarik perhatian ribuan pengunjuang yang…