| | |

Tradisi Unik Ngalangi

Sebuah tradisi hingga kini masih terpelihara oleh masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tradisi Ngalangi, namanya. Tradisi ini merupakan ritus yang digelar setiap kali warga Purwodadi hendak melakukan Merti Desa sesusai panen.

Uniknya, Tradisi ini tidak bisa digelar di sembarang waktu. Tradisi Ngalangi digelar hanya pada Senin lagi di bulan Jawa yang memiliki perhitungan “weton” berurutan yakni Senin Wage-Selasa Kliwon-Rabu Legi. Pelaksanaan Ngalangi juga didasarkan pada perhitungan Wuku. Ada tiga Wuku yang bisa dipakai yakni Wuku Julungwangi, Pujud dan Mondosiyo. Dan, pada tahun 2015 ini, Tradisi Ngalangi akan digelar pada Senin yang bertepatan dengan tanggal 3 Agustus kalender Masehi.

Tradisi Ngalangi mengungkap kearifan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Karena, dalam sejarahnya hanya pada prosesi Ngalangi itulah warga boleh mengambil ikan dari Pantai Nglambor. Nah, bagi Anda yang ingin melihat keharmonisan warga dengan alam, masih ada waktu untuk bersiap.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • Teken MoU dengan Kementerian LH, Kapolri Komitmen Jaga Kualitas Lingkungan Hidup Lebih Baik

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanganan kualitas lingkungan hidup. Penandatanganan ini dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 28 Mei 2025. Menurut Kapolri, penandatanganan MoU ini adalah menjadi bukti pemerintah, dalam hal ini…

  • |

    Asal Usul Tradisi Padusan

    Dilakukan setiap kali menjelang bulan puasa Ramadhan, padusan dianggap sudah melenceng dari akar sejarahnya. Tradisi Padusan di Pulau Jawa diyakini sudah ada sejak masa Hindu dan Budha. Dalam perkembangannya, tradisi ini kemudian berakulturasi dengan dengan penganut agama Islam. Masyarakat Jawa menggelar padusan sehari sebelum memasuki bulan suci ramadhan dengan keyakinan untuk membersihkan diri dan jiwa…

  • |

    Gempa Bumi M5.3 Guncang Kabupaten Poso, Puluhan Rumah Rusak

    Jakarta – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5.3 mengguncang Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (14/7) pukul 19.52 WITA. Getaran gempa dirasakan hingga ke berbagai daerah lain di sekitarnya, termasuk Kabupaten Morowali Utara hingga Luwu Timur dan Kota Palopo. Sebanyak 20 KK terdampak dan masih terus dilakukan pendataan oleh petugas. Berdasarkan data yang diterima BNPB…

  • |

    PP MUHAMMADIYAH | Saatnya Menunjukkan Solidaritas di Tengah Pandemi Corona

    Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) meminta seluruh rakyat Indonesia untuk bersabar dalam menghadapi pandemi corona dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah maupun World Health Organization atau WHO. Terhadap jenazah yang meninggal karena virus corona, secara khusus PP Muhammadiyah juga meminta agar tidak ada penolakan karena bagaimanapun mereka asalah saudara sebangsa dan setanah air. Apalagi,…

  • | |

    Sastra Bulan Puasa: Kolaborasi Sekar – Shodiq – Anin

    Sastra Bulan Puasa yang digelar di Omah Petruk, Pakem, Sleman, pada Minggu (18/6) memberi ruang bukan saja kepada para sastrawan, tapi juga bagi seniman tari. Kolaboraasi berikut ini merupakan salah satunya. Sekar yang penari secara spontan merespon kata-kata yang dilafalkan oleh Shodiq dan Anin. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | | |

    Musik Puisi: Dunia Dalam Kotak “PARA PENYAIR”

    Tak mudah untuk menembangkan atau menjadikan puisi sebagai sebuah lagu. Namun, Dunia Dalam Kotak sukses meracik puisi ke dalam musik yang apik. Puisi Para Penyair adalah salah satu yang digarap menjadi lagu oleh Dunia Dalam Kotak pada Malam Sastra Lereng Merapi Membaca HB Jassin di Omah Petruk, Karangkletak, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kamu suka? Yuk…