|

Tips Jika Tersengat Ubur-ubur

Sering muncul pada bulan Juni hingga September, warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta, menyebut Ubur-ubur Physalis ini dengan impes. Hewan berwarna biru ini mengapung di permukaan air dan mempunyai #tentakel atau kaki yang menjuntai.

Tentakel ini memiliki sel penyengat nematocyst yang berfungsi melumpuhkan mangsa sekaligus menjadi sistem pertahanan diri dari predator. Bentuknya yang unik dan warnanya yang menarik sering membuat wisatawan tergoda untuk menyentuhnya.

Pada saat tentakel mengenai kulit kita, sel penyengat akan menerobos ke dalam kulit yang menyebabkan rasa sakitseperti terbakar. Pada kondisi tertentu, korban akan mengalami sesak nafas.

Nah, jika Anda, teman atau kerabat Anda tersengat Ubur-ubur, lakukan langkah-langkah seperti di dalam video ini.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    Alasan Presiden Jokowi Tak Beri Grasi Terpidana Narkotika

    Meski ratusan permohonan grasi menumpuk di meja kerjanya, namun Presiden Joko Widodo bersikukuh tidak mengabulkan permohonan grasi dari para terpidana kasus narkotika. Video ini merekam alasan Jokowi tidak memberikan grasi tersebut dalam kuliah umum di Kampus UGM Yogyakarta, Selasa, 9 Desember 2014 Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    MUSIK | Jangan Ditanya ke Mana Aku Pergi – Ismail Marzuki (Cover) Keroncongan Agawe Santosa

    Menjadi salah satu orkes keroncong yang tampil dalam Pasar Keroncong Kota Gede 2018, Orkes Keroncongan Agawe Santosa secara khusus menyuguhkan lagu-lagu karya Ismail Marzuki dalam penampilannya di panggung Sopingen, Kota Gede, Sabtu (15/12/2018). Simak penampilannya saat membawakan lagu “Jangan Ditanya ke Mana Aku Pergi”. Monggo… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | |

    Gelombang Tinggi Robohkan TPI Baron, Gunungkidul

    Selain mengakibatkan hujan deras yang menimbulkan banjir, badai Cempaka yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta juga membuat gelombang air laut di pantai selatan naik. Di Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, gelombang tinggi menerjang tempat pelelangan ikan (TPI) hingga roboh. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Sastra Bulan Puasa: T. Pudjo Widijanto “RAMADHAN & BURUNG GAGAK”

    Thomas Pudjo Widijanto, biasa dipanggil Pudjo adalah wartawan harian Kompas yang aktif menulis tentang sastra dan kebudayaan. Kontemplasinya tentang bulan puasa ia tuangkan dalam sajak berjudul Ramadhan & Burung Gagak. Meski sudah sepuh, namun kekuatan kata-katanya tetap muncul saat membacakan puisinya di Sastra Bulan Puasa yang digear Minggu (18/6) di Omah Petruk, Pakem, Sleman, Daerah…

  • | |

    “ANAK AYAM”

    Di dunia internasional, nama Yuliono memang belum populis. Namun, di sepanjang jalan Malioboro Yogyakarta, nama Yuliono cukup populer sebagai entertainer mandiri. Yuliono biasa tampil solo. Yuliono juga dikenal sebagai jagoan singsot dengan teknik bersiul yang unik. Selain itu, Yulino juga hebat dalam menggubah lagu secara cepat. Lagu “Anak Ayam” ini salah satunya. Kamu suka? Yuk…

  • | |

    Bola Voli | Full Match Sri Mukti vs Aspro

    Pertanidngan bola voli antara Sri MUkti 118 melawan Aspro dalam turnamen Mahameru Cup di Dsn Wonorejo, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY beberapa waktu lalu menjadi final yang terlalu dini. Mempertemukan atlet-atlet muda berbakat dari Aspro dan atlet-atlet berpengalaman dari Sri Mukti 118, pertandiingan ini cukup menarik untuk ditonton. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan…