|

Tips Jika Tersengat Ubur-ubur

Sering muncul pada bulan Juni hingga September, warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta, menyebut Ubur-ubur Physalis ini dengan impes. Hewan berwarna biru ini mengapung di permukaan air dan mempunyai #tentakel atau kaki yang menjuntai.

Tentakel ini memiliki sel penyengat nematocyst yang berfungsi melumpuhkan mangsa sekaligus menjadi sistem pertahanan diri dari predator. Bentuknya yang unik dan warnanya yang menarik sering membuat wisatawan tergoda untuk menyentuhnya.

Pada saat tentakel mengenai kulit kita, sel penyengat akan menerobos ke dalam kulit yang menyebabkan rasa sakitseperti terbakar. Pada kondisi tertentu, korban akan mengalami sesak nafas.

Nah, jika Anda, teman atau kerabat Anda tersengat Ubur-ubur, lakukan langkah-langkah seperti di dalam video ini.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    Unik! Detik-detik Proklamasi di Gunung Merapi

    Banyak cara dilakukan untuk memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus setiap tahunnya. Salah satunya dengan upacara bendera. Namun, warga di lereng Gunung Merapi punya cara unik. Mereka menggelar upacara bendera di tengah Kali Boyong. Berhulu di gunungapi teraaktif di dunia, Kali Boyong adalah hidup dan kehidupan warga yang tinggal di sekitarnya. Namun,…

  • |

    Detik-detik Evakuasi Korban Tebing Runtuh Gunungkidul

    Sebuah tebing di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (17/6) runtuh. Tebing setinggi 15 meter ini menimpa sejumlah wisatawan yang tengah menikmati sore di pantai yang selalu ramai untuk snorkeling. Tim SARLINMAS Korwil 2 Baron bersama SAR DIY, BPBD DIY, Polres Gunungkidul, PMI Gunungkidul dan ratusan relawan berhasil mengevakuasi enam korban….

  • | | |

    Meriahnya Wayang Jogja Night Carnival #1

    Meriahnya Wayang Jogja Night Carnival merupakan puncak peringatan HUT ke-260 Kota Yogyakarta yang digelar Jumat (7/10) malam. Diikuti oleh 14 kecamatan di Kota Yogya, semuanya menampilkan fragmen wayang dalam beragam bentuk dan konsep. Beberapa Kecamatan menarik konsep wayang ke konteks kehidupan sehari-hari seperti Kecamatan Ngampilan yang menyuguhan liong dalam fragmennya. Kecamatan Ngampilan merupakan salah satu…