| |

Tari Gebyar Batik

Tari Gebyar Batik merupakan tari ciptaan Paranditya Wintarni yang semua geraknya terinspirasi oleh beragam motif batik yang tumbuh di Yogyakarta. Tari ini sudah melanglang buana ke Rusia, Suriname, Beijing, dan juga Timor Leste.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Musikalisasi Puisi “DUKA PEWARTA”

    Adalah kabar duka yang membuat Thomas Pujo bersedih. Kabar tentang meninggalnya Yuyuk Sugarman, teman seprofesinya. Kabar inilah yang kemudian menggerakkan tangan Pak Pujo demikian ia biasa disapa, menuliskan bait-bait puisi. Romo Sindunata yang didaulat melepas jenazah pun membaca puisi karya Thomas Pujo ini di depan para pelayat. Dan, malamnya, dalam Sastra Bulan Puasa yang digelar…

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | DEWI DRUPADI

    Kecamatan Ngampilan boleh jadi adalah penampil yang paling kontekstual dalam Wayang Jogja Night Carnival ke-2 yang digelar di Tugu Pal Putih sebagai puncak perayaan ulang tahun ke 261 Kota Jogjakarta. Dengan tokoh wayang Drupadi, Kecamatan Ngampilan menggambarkan situasi Jogjakarta saat ini: kota cantik yang bisa jatuh lantaran kesalahan mengambil keputusan. Persis seperti dalam kisah wayang…

  • | | | | |

    Seni Tradisi Hadroh #2

    Merupakan seni tradisi Islam, hadroh bukan hanya eksis tapi juga berkembang di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Kabupaten Sleman, terdapat puluhan kelompok seni tradisi Islam hadroh. Mereka biasa tampil dalam berbagai acara perayaan hari besar Islam dan pengajian-pengajian. Video ini merekam penampilan seni tradisi hadroh Al Mubasy’ir Dusun Wonorejo-Tonggalan, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman. Monggo… Kamu…

  • |

    Musik | Gemes – Waldjinah (Cover) by Keroncong Dewa Dewi

    Adalah orkes keroncong Dewa Dewi yang terdiri dari anak-anak muda di Jogjakarta yang sukses menghangatkan suasana pasar Keroncong Kota Gede 2018. Tampil sebagai pembuka di panggung Sopingen pada Sabtu (15/12/2018) malam, orkes keroncong ini tampil memesona. Simak penampilannya. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | |

    “Balonku Ada Lima”

    Namanya Yuliono. Tapi kemampuannya bersiul dengan cara unik membuatnya diberi gelar Singsot dibelakang namanya. Singsot dalam bahasa Jawa berarti bersiul. Selain memiliki kemampuan bersiul, Yuliono juga mampu menyanyi dengan mengeja lirik lagu secara cepat. Tidak percaya? Simak video yang satu ini. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.