| | | |

Tradisi Unik Saparan Wonolelo

Saparan Wonolelo merupakan tradisi yang rutin digelar masyarakat Pondok Wonolelo, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengenang Ki Ageng Wonolelo.

Memiliki nama asli Syekh Jumadigeno, Ki Ageng Wonolelo diyakini sebagai keturunan Brawijaya V yang kemudian menjadi penyebar agama Islam pada masa kerajaan Mataram.

Tradisi Saparan Wonolelo menjadi upaya warga untuk mengenang Ki Ageng Wonolelo yang selain telah babat alas mendirikan desa, juga atas jasa Ki Ageng Wonolelo dalam mewariskan ilmu dan kebaikan kepada warga.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • Pemerintah Dituntut Ambil Langkah Nyata Basmi Rokok Ilegal

    Indonesia Legal menyoroti masifnya peredaran rokok ilegal. Hal ini bisa menyebabkan kerugian pada penerimaan pendapatan negara dari rokok. Oleh karena itu, pemerintah dituntut mengambil langkah nyata untuk membasmi peredaran rokok ilegal. Ketua Indonesia Legal Wahyu Adi Prabowo menjabarkan merujuk data hasil survei konsumsi rokok ilegal yang dirilis Indodata Research Center pada 24 Oktober 2021, misalnya….

  • | | | | |

    Menyulap Sampah Jadi Busana Menawan Dalam Bantul Recycle Fashion Carnival

    Jika selama ini sampah hanya dibuang atau dibakar, masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta punya cara berbeda. Hal ini berangkat dari keyakinan bahwa sampah adalah benda salah tempat atau barang yang terletak di posisi yang salah, masyarakat kemudian mengolahnya menjadi beragam barang berguna. Masyarakat Kabupaten Bantul bahkan mengolah sampah menjadi pakaian yang cantik lagi menarik dan memamerkannya…

  • | |

    Full Version | Sabdatama Raja Keraton Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X

    Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan Sabdatama atau perintah tertinggi di Bangsal Kencana Keraton, Jumat, 6 Maret 2015. Ada delapan poin perintah termasuk soal pewaris tahta kerajaan. Semua poin dalam Sabdatama kami sajikan utuh dalam video ini. Kami sengaja tidak memberikan subtitle karena kami ingin memberikan yang seutuhanya kepada pemirsa sekalian.. tahtanya. Kamu…

  • | |

    Sindhunata “TUKANG ROMBENG”

    TUKANG ROMBENG merupakan puisi hasil permenungan Sindhunata terhadap pujangga besar Jalaludin Rumi. Permenungan atas atas kehadiran Tuhan dalam dzat yang tidak mesti kita tahu karena Tuhan bisa mengejawantah dalam segala rupa. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | |

    Seru! Bapak-Anak Baca Puisi

    Resensi untuk Para Pujangga merupakan puisi yang ditulis Thomas Pudjo Widijanto untuk mengenang sekaligus memberi penghormatan kepada Paus Sastra Indonesia HB Jassin. Wartawan senior Harian Kompas ini membacakan puisinya bersama bersama Sekar Ajeng Kinasih, putrinya, dalam Malam Sastra HB Jassin yang dihelat Komunitas Sastra Lereng Merapi pada Minggu (10/9) malam lalu. Kamu suka? Yuk bagikan…