Tebing-tebing Cantik di Jogjakarta
| |

WISATA | Tebing-tebing Cantik di Jogjakarta

Dua tebing di Daerah Istimewa Yogyakarta menyuguhkan kecantikan sekaligus tantangan bagi para penggemar olahraga ekstrim, utamanya panjat tebing atau rock climbing.
Dua tebing tersebut masing-masing adalah tebing Nglanggeran di kawasan gunung api purba Nglanggeran, Kecamatan Pathuk dan tebing pantai Siung di Kecamatan Tepus.
Keduanya berada dalam satu wilayah administratif Gunungkidul. Seperti apa kecantikan tebing-tebing tersebut, monggo simak videonya..

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Tradisi Jamasan Kereta Kraton Jogja

    Tradisi Jamasan Kereta merupakan tradisi yang digelar Kraton Yogyakarta setiap kali datang bulan Suro atau bulan Muharam dalam penanggalan Islam. Jamasan akan dilakukan pada Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon. Dari 23 kereta milik Kraton, hanya dua kereta yang dijamasi atau dicuci. Pertama, kereta Kanjeng Nyai Jimat dan kedua, kereta lain yang dilakukan bergilir setiap tahunnya….

  • |

    Highlight Pertandingan Srimukti 118 vs Pervoce

    Puncak Turnamen Bola Voli Mahameru Cup V mempertemukan Tim Putra Pervoce dan Sri Mukti 118 dalam Grand Final yang digelar Sabtu (13/5) malam. Di hadapan ribuan penonton yang memadati Lapangan Mahameru di Dusun Wonorejo, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Sri Mukti 118 membuktikan dominasinya sebagai salah satu klub bola voli terkuat di Daerah Istimewa…

  • |

    Asal Usul Tradisi Padusan

    Dilakukan setiap kali menjelang bulan puasa Ramadhan, padusan dianggap sudah melenceng dari akar sejarahnya. Tradisi Padusan di Pulau Jawa diyakini sudah ada sejak masa Hindu dan Budha. Dalam perkembangannya, tradisi ini kemudian berakulturasi dengan dengan penganut agama Islam. Masyarakat Jawa menggelar padusan sehari sebelum memasuki bulan suci ramadhan dengan keyakinan untuk membersihkan diri dan jiwa…

  • | |

    Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    Hari Raya Idul Adha bagi warga Dusun Wonorejo-Tonggalan, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman bukan sekedar memotong hewan kurban. Tapi, juga kebersamaan. Di Dusun ini, semua warga terlibat. Dari anak-anak hingga para orang tua. Mereka bahu-membahu. Mulai dari memotong, mencacah, mencuci, hingga membagi-bagikan daging kurban. Selamat! Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | | |

    Bedhaya Herjuna Wiwaha

    Bedhaya Herjuna Wiwaha merupakan salah satu bedhaya atau tari klasik yang ada di KratonJogja. Ditarikan oleh sembilan perempuan, tari ini ini diciptakan oleh Sultan Hamengku Buwono X. Tari ini bercerita tentang pengangkatan Pangeran Mangkubumi menjadi Sultan HB X (Sultan Hamengku Buwono ke-10). Dipentaskan pertama kali di Bangsal Kencana pada tahun 2008. Tepatnya, pada saat kraton…