|

Tato Praja Cihna Kraton Jogja

Praja Cihna, demikian Lambang Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ini disebut. Berasal dari bahasa sansekerta Praja yang berarti Abdi Negara dan Cihna yang berarti Sifat Sejati. Secara harfiah, Praja Cihna bisa diartikan Sifat Sejati Abdi Negara

Secara garis besar, bentuk logo dilambangkan seperti sebuah rumah dg atap yang dilambangkan dengan mahkota. Mahkota juga mempunyai makna sebagai simbol pemerintahan atau kepemimpinan, dan sayap sebagai pelindung menuju tatanan pemerintahan yang lebih baik.

Lalu, apa jadinya jika lambang Kraton Jogja terbut diukir dalam tubuh manusia dalam karya seni tato? Monggo disimak…

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    THR Air untuk Gunungkidul

    Diinisiasi oleh Pemuda Pecinta Alam (PPA) Gunungkidul, Tunjangan Hari Raya (THR) Air untuk Gunungkidul merupakan turunan dari Program Adopsi Air yang telah berjalan sejak tahun lalu. Program THR Air ini merupakan respon atas krisis air bersih yang “kebetulan” bertepatan dengan bulan puasa dan hari raya idul fitri. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, krisis air bersih bukan saja…

  • | | |

    Ada Pratikno di Balik Keputusan Penting Presiden Jokowi

    Menjadi Menteri dan harus mempersiapkan pelantikan Menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi menjadi pengalaman tersendiri bagi Pratikno. Mantan Rektor UGM ini bahkan turut menata kursi demi membangun kultur baru yang sesuai dengan karakter Jokowi. Perjalanan waktu bahkan membawa Pratikno berada di balik keputusan-keputusan penting yang diambil Jokowi. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | BATARA GURU

    Batara Guru atau yang juga dikenal dengan Sang Hyang Manikmaya adalah dewa yang memimpin kahyangan. Saat dilahirkan, Putra Hyang Tunggal ini sangatlah tampan. Namun, karena ketampanan ini pula ia sombong sehingga akhirnya dihukum. Batara Guru berubah wujud menjadi bertangan empat, bercaling, dengan leher berwarna biru. Kecamatan Gondokusuman menampilkan tokoh Batara Guru ini dengan apik dalam…

  • | | |

    TARI | Beksan “Bala Kapi” Keraton Jogjakarta

    Untuk kali pertama Keraton Jogjakarta mementaskan beksan “Bala Kapi” di bangsal Srimanganti, Minggu (1/9). Sebuah tari klasik yang diperagakan oleh anak-anak KHP Kridhomardowo. Bala Kapi merupakan tarian yang menceritakan tentang para kapi, yakni aneka rupa binatang yang terlahir dari pujaan atau ciptaan para dewa. Beksan ini diambil dari adegan budhalan, yaitu saat para kapi diturunkan…