|

Pesta Kembang Api di Jogja

Tahun 2016 baru saja usai dan tahun 2017 datang menggantikan. Ini adalah siklus waktu yang terjadi setiap tahun. Dan, umat manusia di seluruh belahan bumi seperti ingin jadi penyaksi pergantian waktu tersebut. Termasuk di Yogyakarta.

Ribuan orang berkumpul di Tugu Pal Putih yang menjadi penanda Kota Yogyakarta. Tua-muda, laki-perempuan berkumpul tanpa diundang. Sebagian duduk, sebagian berdiri berjejalan untuk menyaksikan pijar kembang api yang dibeli sendiri oleh warga karena Pemerintah Kota Yogyakarta tidak menggelar acara pergantian tahun di tempat ini, Akhirnya, selamat menonton dan Selamat Thun Baru 2017.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Penjelasan Sultan HB X Mengenai SABDA RAJA & DAWUH RAJA

    Dua tahun lalu, tepatnya Jumat 8 Mei 2015, Raja Kraton Jogjakarta, Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono Ka 10 Suryaning Mataram Senopati Ing Alaga Langgenging Tata Panatagama memberikan penjelasan mengenai Sabda Raja dan Dawuh Raja di nDalem Wironegaran yang menjadi kediaman GKR Mangkubumi. Penjelasan ini menjawab polemik yang berkembang di masyarakat…

  • |

    Jathilan Hip-Hop Krincing Manis “NDADI”

    Seni tradisi jathilan atau kuda lumping selalu identik dengan trance atau kesurupan. Di sini para penari akan melakukan gerakan-gerakan tarian yang tak beraturan seeprti di luar kendali pikirnya. Oleh karena itu jathilan juga sering diartikan sebagai jarane jan thil-thilan yang kurang lebih dalam bahasa Indonesia berarti kudanya bergerak bebas tak beraturan. Video ini merekam proses…

  • |

    Tradisi Dawetan Sapi

    Tradisi jawa Tradisi dawetan sapi merupakan salah satu tradisi terkait sapi yang masih lestari di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Sleman, tradisi ini merupakan bentuk syukur petani atas kelahiran sapi yang mereka pelihara. Tradisi ini serupa dengan tradisi brokohan sapi di Kabupaten Bantul. Dawetan sapi biasa dilakukan lima hari setelah sapi lahir atau biasa disebut dengan…

  • | | |

    TARI | Beksan “Srimpi Kandha” Keraton Jogjakarta

    Beksan atau tari Srimpi Kandha merupakan Yasan Dalem atau ciptaan Sri Sultan Hamengku Buwono V (1823-1826; 1828-1855). Berbeda dengan beksan srimpi lainnya, Srimpi Kandha sangat dipengaruhi oleh kecintaan Sri Sultan Hamengku Buwono V terhadap kesenian wayang kulit. Hal ini sangat terlihat dari banyaknya penggunaan kandha (pengucapan narasi) yang bahkan menjadi materi pokok dalam iringan. Beksan…