| |

Penjelasan Sultan HB X Mengenai SABDA RAJA & DAWUH RAJA

Dua tahun lalu, tepatnya Jumat 8 Mei 2015, Raja Kraton Jogjakarta, Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono Ka 10 Suryaning Mataram Senopati Ing Alaga Langgenging Tata Panatagama memberikan penjelasan mengenai Sabda Raja dan Dawuh Raja di nDalem Wironegaran yang menjadi kediaman GKR Mangkubumi. Penjelasan ini menjawab polemik yang berkembang di masyarakat terhadap dua hal tersebut.

Video ini merekam secara utuh penjelasan Sultan mengenai Sabda Raja dan Dawuh Raja yang antara lain berisi tentang pergantian gelar dari Hamengku Buwono menjadi Hamengku Bawono dan gelar GKR Pembayun yang berganti menjadi GKR Mangkubumi.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    Sang Raja Memilih Walikota

    Rabu (15/2), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menggelar Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) serentak. Tak terkecuali di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggelar Pilkada untuk Kota Jogja dan Kabupaten Kulonprogo. Sebagai Gubernur DIY, Raja Kraton Jogjakarta Sri Sultan Hamengku Bawono X juga memberikan suaranya. Namun, siapa yang dipilih itu menjadi rahasia. Video ini merekam proses Pilkada di…

  • | | |

    Melawan Maut Erupsi Merapi 5 November 2010

    Kondisi Gunung Merapi akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanisnya. Di tahun 2020, gunung ini tercatat telah mengalami beberapa kali erupsi meskipun dengan intensitas yang ringan. Status Merapi saat ini pun ditingkatkan menjadi level 2 yaitu waspada. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pun meminta agar radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar…

  • |

    Rangkaian Menjelang gelaran Dhaup Ageng B.P.H. Kusumo Kuntonugroho & dr. Laily Annisa Kusumastuti

    Pada hari Ahad, 24 Jumadilakir Jimawal 1957 bertepatan dengan 7 Januari 2024, Kadipaten Pakualaman menggelar Upacara Majang Tarub serta Majang Pasereyan. Bertempat di tratag rambat Kagungan Dalem Bangsal Sewatama, Gusti Pangeran Harya Indrokusumo beserta Bandara Pangeran Harya Kusumo Bimantoro memimpin prosesi ini. Do’a dan Wilujengan mengawali yang kemudian dilanjutkan majang tarian yang terdiri dari pasang…

  • |

    Jogja Darurat Air (Trailer)

    Dengan dalih meningkatnya kunjungan wisata, hotel-hotel dan apartemen terus dibangun. Beribu kamar terus bertambah. Dan berarti pula berjuta kubik air disedot. Lalu apa yang akan menimpa Yogyakarta selanjutnya? Jogja Darurat Air Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | |

    TARI | Beksan “Bala Kapi” Keraton Jogjakarta

    Untuk kali pertama Keraton Jogjakarta mementaskan beksan “Bala Kapi” di bangsal Srimanganti, Minggu (1/9). Sebuah tari klasik yang diperagakan oleh anak-anak KHP Kridhomardowo. Bala Kapi merupakan tarian yang menceritakan tentang para kapi, yakni aneka rupa binatang yang terlahir dari pujaan atau ciptaan para dewa. Beksan ini diambil dari adegan budhalan, yaitu saat para kapi diturunkan…

  • | | |

    Musik Gejog Lesung “LUMBUNG DESA”

    LUMBUNG DESA merupakan lagu yang bercerita tentang kehidupan petani di pedesaan usai panen tiba. Para petani, khususnya perempuan menumbuk padi dengan alat sederhana: alu dan lesung. Lesung berfungsi sebagai wadah sekaligus alas sedangkan alu berfungsi sebagai penumbuk. Aktivitas inilah yang konon menjadi cikal bakal musik tradisi gejog lesung. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.