Perlukah RUU Permusikan Part 1
|

Urun Rembug Wong Jogja | Perlukah RUU Permusikan? (Part 1)

Rencana pemerintah membuat Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan menuai polemik. Berbagai kalangan utamanya para musisi menganggap RUU tersebut tidak perlu.

Rumah Hukum dan Klik Hukum ID menggelar Urun Rembug Wong Jogja: Perlukah RUU Permusikan?. Diskusi ini digelar pada Senin (1/4/2019). Jogja Archive berkesempatan mendokumentasikan persitiwa tersebut akan menyuguhkan rekamannya kepada Anda secara berseri sebanyak tiga kali mulai dari video ini.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | SUGRIWA-SUBALI

    Sugriwa dan Subali merupakan dua anak Resi Gotama dan Dewi Indradi yang berubah ujud menjadi kera setelah berebut Cupu Manik Astagina. Meski demikian, dua ekor kera inilah yang bisa membantu para dewa mengalahkan Patih Lembusura yang meminta bidadari Dewi Supraba dan Dewi Tara untuk dijadikan istri Prabu Maesasura. Kisah Sugriwa dan Subali ini diangkat dalam…

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | ADIPATI KARNO

    Duka menyelimuti Kurusetra saat Pasopati, anak panah sakti milik Arjuna menerjang leher Kadipati Karno. Menantu Raja Salya ini menemui takdirnya. Mendapatkan kematian seperti yang diinginkannya sebagai satria. Kematian yang sama sekali tak diharapkan Arjuna. Karena meski berhadapan, mereka berasal dari rahiim yang sama. Rahim Dewi Kunti. Kecamatan Danurejan menggarap tokoh Karno dengan apik. Melibatkan anak-anak…

  • |

    Mandiri Melawan Corona

    Tanpa menunggu instruksi pemerintah, Warga di Daerah Istimewa Yogyakarta bergerak cepat melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tempat mereka tinggal. Inilah yang bisa dilakukan warga untuk mencegah persebaran virus corona. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Orasi Budaya Himawan: Agrarian Menunda Kiamat

    Lama malang-melintang di dunia jurnalistik khususnya fotografi jurnalistik membuat Himawan yang akrab dipanggil Koh Him ini bertemu dengan berbagai kelompok masyarakat dan beragam pola hidup.\n\nMulai merambah dunia videografi, Koh Him kini banyak merekam peristiwa kebudayaan dan kehidupan masyarakat petani. Masyarakat yang olehnya kemudian disebut kaum agrarian. Kaum yang hidup dengan bertumpu pada keseimbangan alam. Kaum…

  • |

    Batik Tulis Imogiri

    Sempat tertidur cukup lama, batik tulis di Imogiri, Bantul kembali menggeliat pada 2007. Aroma malam sejenis lilin meruap dari hampir setiap rumah. Canting-canting menari-manari di atas kain mori. Meliuk membentuk beragam motif. Baik klasik maupun baru. Video ini merekam kebangkitan kerajinan batik tulis di salah satu sudut Imogiri. Selamat menikmati. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan…