Mendagri Tegaskan Efisiensi Anggaran untuk Dukung Program Pro-Rakyat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran Nomor 900/833/SJ tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Beleid yang terbit pada 23 Februari 2025 itu merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD TA 2025.

Sebelumnya, Mendagri menegaskan, efisiensi anggaran bertujuan untuk mendukung program pro-rakyat. “Semata-mata untuk kepentingan program yang lebih banyak yang bersentuhan dan dinikmati langsung oleh masyarakat,” ujar Mendagri kepada awak media di sela-sela kegiatan Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (23/2/2025) malam.

Efisiensi anggaran dilakukan dengan membatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, percetakan, publikasi, dan seminar/focus group discussion. Surat edaran ini juga mengatur pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen untuk seluruh perangkat daerah. Pemda juga diminta untuk melakukan penyesuaian belanja APBD TA 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD).

Adapun hasil penghematan akan dialihkan untuk bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, pengendalian inflasi, stabilitas harga pangan, cadangan pangan, dan prioritas lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lapangan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi.

“Semua dialihkan untuk program-program yang pro-rakyat betul. Misalnya di bidang pendidikan, sekolah-sekolah yang rusak, toilet-toilet yang tidak bagus MCK-nya, kemudian di bidang kesehatan, puskesmas, harus bagus standardisasinya,” jelas Mendagri.

Dalam SE itu, kepala daerah juga diminta agar dalam melakukan identifikasi atas efisiensi belanja tersebut tetap memperhatikan aspek urgensi, kualitas penyelenggaraan, muatan substansi, serta manfaat yang diutamakan untuk mendukung pencapaian delapan misi atau Asta Cita dan pencapaian tujuh belas program prioritas, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.

Kepala daerah juga diminta untuk memperhatikan kualitas belanja dengan memprioritaskan alokasi anggaran belanja pokok dibandingkan dengan alokasi anggaran belanja penunjang sesuai target dan indikator kinerja program, kegiatan, dan subkegiatan.

Mendagri meminta DPRD dan masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan kebijakan ini guna memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat. “Dan kami juga melalui sistem yang ada, namanya Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, kami nanti akan melihat perubahan-perubahan itu,” tandasnya.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • BKKBN Kukuhkan KSAD Jenderal Dudung Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

    SLEMAN — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengukuhkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting di Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digelar di Sleman, Yogyakarta, Rabu (29/06/2022). Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.Og (K) secara simbolik menyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak…

  • | |

    MERAPI SIAGA | Awan Panas Mulai Keluar dari Gunung Merapi

    Gunung Merapi terpantau mulai mengeluarkan awan panas. Aktivitas vulkanis ini tercatat terjadi pada Kamis (07/01/21) pada pukul 08.02 WIB dan terekam melalui kamera CCTV Panguk-Gunung Merapi milik Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Menurut keterangan dari Kepala BPPTKG Daerah Istimewa Yogyakarta, Hanik Humaida, aktivitas awan panas tersebut tercatat di seismogram Gunung Merapi dengan…

  • |

    Enam Pemanjat Tebing Indonesia Siap Kibarkan Merah Putih di Tebing Tertinggi di Dunia

    Jakarta – Enam pemanjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) bertolak ke Pakistan, Minggu (13/7). Keenam atlet panjat tebing ini bertekad untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Nameless Tower, Trango Tower, Pakistan. Nameless Tower adalah salah satu tebing besar atau big wall yang dikenal paling tinggi di dunia, dengan rute pemanjatan tersulit bernama Eternal Flame….

  • |

    UGM Kembangkan Teknologi Pakan Rendah Protein untuk Peternakan Ayam di Komunitas Jamblang Genthong

    Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Diseminasi Teknologi Pakan Rendah Protein. Program ini menyasar Komunitas Jamblang Genthong di Desa Karangtengah, Bantul, sebagai upaya mengatasi tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi peternak lokal. Program yang dipimpin oleh Ir. Muhlisin, S.Pt., M.Agri., Ph.D., IPP. ini dirancang untuk memperkenalkan…

  • | |

    Menteri Susi Cerita Susahnya Tenggelamkan Kapal

    Dianggap sukses karena berani menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menuturkan proses berbelit dan perlawanan sejumlah pihak terhadap upayanya menegakkan kedaulatan dan menjaga ekosistem laut Indonesia. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Perlu Rekayasa Genetika untuk Pertanian Kedelai Berkelanjutan di Tengah Perubahan Iklim

    Yogyakarta, 23 November 2023 – Bumi kita saat ini memang tengah didera bermacam hal, salah satu yang mengancam adalah efek pemanasan global yang mengakibatkan terjadinya cuaca ekstrim, banjir dan kekeringan yang bisa memicu krisis pangan. Petani adalah kelompok terdepan yang paling merasakan dampak perubahan iklim. Mereka bisa mengalami penurunan produksi bahkan kegagalan panen. Ini indikasi…