Teknisi Radio Komunitas Petani Merapi FM
| |

Komunitas JALIN Merapi. Menjalin Sinergi Melalui Frekuensi

Merapi kembali mulai meningkatkan aktivitas vulkanisnya. Dengan berbagai pertimbangan, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III) pada 5 November 2020. Sehingga evakuasi warga lereng Merapi harus dilakukan guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

Baca juga
Warga Lereng Merapi Mengungsi. Dandim 0732/Sleman Cek Posko Pengungsian
Wasiat Mbah Maridjan Pasca Erupsi Merapi Yang Terbukti

Banyak pihak yang terlibat dalam upaya mitigasi bencana di gunung Merapi. Dari pemerintah, militer, hingga masyarakat sipil bahu membahu bekerjasama mengupayakan yang terbaik untuk warga terdampak aktivitas Merapi. Salah satunya adalah Komunitas Jaringan Informasi Lingkar Merapi (JALIN Merapi). JALIN Merapi merupakan sebuah perkumpulan yang beranggotakan 8 radio komunitas yang berada di sekitar gunung Merapi, mereka tersebar dari Sleman, Klaten, Boyolali, hingga Magelang. Anggota JALIN Merapi kerap menginformasikan kondisi Merapi baik ketika kondisi aman maupun saat kondisi bahaya melalui siaran radio masing-masing.

Delapan Anggota JALIN Merapi
Radio Komunitas anggota JALIN Merapi (sumber : Dokumenter Frekuensi di Persimpangan Jalan – 2017)

Radio komunitas di kawasan Gunung Merapi ini memiliki perananan vital dalam upaya mitigasi bencana dan penyelamatan lingkungan Merapi. Melalui siaran on-air, komunitas radio ini turut serta dalam upaya penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB). Salah satunya melalui program drama radio berjudul “Asmara di tengah Bencana” yang disiarkan oleh Radio Komunitas Lintas Merapi FM di Kemalang, Klaten.

Banner Sandiwara Radio Lintas Merapi FM
Banner Sandiwara Radio “Asmara di tengah Bencana 2” Radio Lintas Merapi FM. (sumber : Dokumenter Frekuensi di Persimpangan Jalan – 2017)

JALIN Merapi juga berperan sebagai jembatan informasi bagi masyarakat. Ketika terjadi bencana dan banyak donatur tidak tahu harus menyumbang dalam bentuk apa atau apa saja yang dibutuhkan para korban, JALIN Merapi memberikan informasi tersebut. Apa saja yang dibutuhkan para korban hingga pendistribusian bantuan diinformasikan melalui radio komunitas agar merata secara keseluruhan. Seperti ketika banjir lahar dingin Merapi menerjang jalur mata air masyarakat di Cluntang, Musuk, Boyolali. Radio Komunitas Petani Merapi memiliki andil besar menjembatani antara donatur dan masyarakat Cluntang.

Stiker Radio Komuintas Petani Merapi FM
Radio Komunitas Petani Merapi FM. (sumber : Dokumenter Frekuensi di Persimpangan Jalan – 2017)

Baca juga
Anang Batas. Cerita Tragis di balik Kado Romantis
Pentas Teater | Shodiq – Black Box

Namun, meskipun memiliki andil yang begitu besar untuk kemaslahatan masyarakat, pegiat radio komunitas yang tergabung dalam JALIN Merapi merasakan kurangnya dukungan dari penyelenggara negara. Bahkan menurut mereka, regulasi yang ada terkesan mempersulit radio komunitas baik dalam hal pengurusan ijin siar maupun pelaksanaan teknis di lapangan. Frekuensi di Persimpangan Jalan, sebuah dokumenter yang menyajikan kondisi dua radio komunitas yang berada di lereng gunung Merapi, peran serta kendala yang mereka hadapi. Dokumenter yang diproduseri oleh Hernowo Prasojo dari Pitik Jago Production ini diproduksi tahun 2017. Langsung saja klik tautan di bawah ini untuk menyaksikan Dokumenter Frekuensi di Persimpangan Jalan.

 

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | |

    Kirab Jumenengan Dalem KGPAA Paku Alam X

    Kadipaten Puro Pakualaman di Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Kirab Ageng Jumenengan KGPAA Paku Alam X sebagai cara untuk mengenalkan Adipati baru ke publik usai dinobatkan pada Kamis (7/1). Mengambil start dari depan Bangsal Sewatama, kirab ini mengelilingi benteng Pakualaman sejauah 3,6 km. Pada kirab kali ini KGPAA Paku Alam X menggunakan Kereta Kyai ManikKumolo, kereta…

  • |

    Seni Tradisi Jathilan Sikil Dhuwur

    Dikenal sebagai seni tradisi asli dari Daerah Istimewa Yogyakarta, jathilan berkembang seturut laju jaman. Jathilan mendapat sentuhan sehingga menjadi kesenian kontemporer. Jathilan Sikil Dhuwur dari Gunungkidul salah satunya. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Spiderkids (Kejurnas KU X, Jogjakarta)

    Salah satu kategori yang dilombakan dalam Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Kelompok Umur X Federasi Panjat Tebing FPTI di Yogyakarta (20-26/8) adalah Spyderkids, atau anak-anak belia yang masih duduk di bangku SD. Dengan semangat dan keceriaan, tubuh kecil bocah ini merayap cepat di papan untuk meraih point tertinggi. Mereka inilah yang kelak akan menjadi penerus para…

  • | | |

    Merti Tebing Siung

    Merti Tebing Siung merupakan upacara adat yang rutin digelar masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta setiap tahun. Tradisi ini merupakan wujud syukur atas pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut setelah para pemanjat menjadikan tebing Siung sebagai tempat berlatih sekaligus menguji adrenalin. Dan, Merti Tebing 2017 kali ini FPTI DIY dan PP FPTI…

  • | | | |

    Tradisi Unik Saparan Wonolelo

    Saparan Wonolelo merupakan tradisi yang rutin digelar masyarakat Pondok Wonolelo, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengenang Ki Ageng Wonolelo. Memiliki nama asli Syekh Jumadigeno, Ki Ageng Wonolelo diyakini sebagai keturunan Brawijaya V yang kemudian menjadi penyebar agama Islam pada masa kerajaan Mataram. Tradisi Saparan Wonolelo menjadi upaya warga untuk mengenang…

  • | |

    Full Pidato Susi Pudjiastuti “Menjaga Kekayaan Laut Indonesia”

    Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal asing pencuri ikan mendapat perlawanan bukan saja dari anggota dewan, tapi juga dari kalangan ilmuwan dan pakar. Namun, dengan kebijakan inilah kekayaan laut Indonesia bisa dijaga dan martabat kita sebagai bangsa berdaulat kembali terangkat. Video ini merekam utuh pidato menteri Susi Pudjiastuti tentang upaya dan tantangan…