Kementerian Pariwisata menyambut baik langkah evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan.
|

Menpar Widiyanti Respon Positif Pancabutan Ijin 4 Tambang di Raja Ampat

Jakarta – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana merespons positif pencabutan izin operasional empat perusahaan tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Empat izin tambang nikel yang dicabut itu milik PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), dan PT Nurham yang dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup.

“Kementerian Pariwisata menyambut baik langkah evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemerintah satu suara dalam menjaga warisan alam Indonesia,” ujarnya.

Langkah ini ditempuh bukan hanya dalam upaya untuk menjaga Raja Ampat sebagai destinasi wisata prioritas dan UNESCO Global Geopark. Namun juga sekaligus melindungi lingkungan dan warga lokal.

Baca juga: Tindak Tegas Perusakan Hutan, Polda Riau Amankan 4 Orang Tersangka

Baca juga: Nest to Meet You dan Upaya Kelestarian Burung melalui Fotografi

Raja Ampat adalah mahakarya alam yang harus dijaga bersama, untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
Raja Ampat adalah mahakarya alam yang harus dijaga bersama, untuk diwariskan kepada generasi mendatang – Dok. Kemenpar.

Ini juga merupakan bagian dari komitmen kuat lintas kementerian untuk melindungi ekosistem yang rentan namun sangat berharga. Apalagi, Raja Ampat adalah mahakarya alam yang harus dijaga bersama. Bukan hanya untuk dinikmati hari ini, tapi juga untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

“Langkah pencabutan izin tambang ini adalah sinyal bahwa Indonesia serius menempatkan keberlanjutan di atas kepentingan sesaat,” dia menegaskan.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pariwisata mengusulkan pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun Masterplan Terpadu Raja Ampat. Rencana itu berorientasi pada pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan menekankan keterpaduan antara aspek ekologi, sosial budaya, dan ekonomi.

Kementerian Pariwisata menyambut baik langkah evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan - Dok. Kemenpar.
Kementerian Pariwisata menyambut baik langkah evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan – Dok. Kemenpar.

Kementerian Pariwisata Ambil Sejumlah Langkah Strategis

Kementerian Pariwisata mengambil sejumlah langkah strategis untuk memastikan Kawasan Raja Ampat tetap terlindungi sebagai upaya menangani isu nasional #saverajaampat. Pentingnya keseimbangan antara ekonomi dan ekologi pun menjadi hal yang ditekankan dalam pembangunan, khususnya pariwisata.

“Kita ingin pembangunan apapun, termasuk kepariwisataan, harus menjaga keseimbangan antara ekologi, teritori sosial, dan skala ekonomi,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Pengembangan pariwisata di Raja Ampat memerlukan fondasi utama, berupa kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Dalam pembangunan kawasan Raja Ampat ke depan, seluruh arah kebijakan akan berpedoman pada prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan ketahanan ekosistem.**** 

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    TASPEN Dukung Inisiatif Energi Hijau, Melalui Implementasi Teknologi Surya dan Sistem Manajemen Energi

    Jakarta – Menyadari pentingnya dekarbonasi menuju target Net Zero Emission BUMN, PT TASPEN (Persero) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan energi dan efisiensi operasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama tripartit dengan KevinLAB Inc. perusahaan asal Korea dan PT Catur Elang Perkasa. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN Bapak Feb Sumandar, CEO KevinLAB Inc….

  • |

    Penanaman Perspektif Ekologis dalam Peristiwa Teater

    Yogyakarta – Sanggar Teater Timur menghadirkan Paulus M.Shodiq dalam sebuah workshop dan pertunjukan teater berbasis ekologi, di gedung NU Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (27/07). Workshop yang berlangsung dari pukul 09.00 – 16.00 WIB ini diikuti oleh anggota teater Timur, masyarakat umum Sumberharjo dan seluruh kalangan seniman di Yogyakarta. Setiap peserta workshop selanjutnya…

  • |

    Pendaki Swiss yang Terjatuh di Rinjani Alami Patah Tulang, Berhasil Dievakuasi Via Udara

    Mataram – Benedikt Emmenegger, pendaki pria berkebangsaan Swiss yang dilaporkan mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani, akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat melalui jalur udara, Rabu (16/7). Meski mengalami patah tulang, Emmenegger dipastikan dalam kondisi selamat dan kini tengah dirawat di Rumah Sakit BIMC Kuta, Denpasar, Bali. Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission…

  • |

    YLBHI Desak Pemerintah Tak Buru-Buru dan Transparan Membuka Daftar Isian Masalah RUU KUHAP

    Jakarta – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyorot keras proses buruk penyusunan dan pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) oleh DPR dan pemerintah yang tertutup dan terburu-buru. Padahal seharusnya, Pemerintah mesti hati-hati dan tidak kejar tayang dalam penyusunan KUHAP. Untuk memastikan bahwa masalah krusial yang selama ini dihadapi masyarakat telah mendapatkan…

  • | |

    WISATA | Tebing-tebing Cantik di Jogjakarta

    Dua tebing di Daerah Istimewa Yogyakarta menyuguhkan kecantikan sekaligus tantangan bagi para penggemar olahraga ekstrim, utamanya panjat tebing atau rock climbing. Dua tebing tersebut masing-masing adalah tebing Nglanggeran di kawasan gunung api purba Nglanggeran, Kecamatan Pathuk dan tebing pantai Siung di Kecamatan Tepus. Keduanya berada dalam satu wilayah administratif Gunungkidul. Seperti apa kecantikan tebing-tebing tersebut,…

  • |

    Asal Usul Nama Pantai Siung, Surga Para Pemanjat Tebing di Yogyakarta

    Gunungkidul – Kota Yogyakarta tak hanya dikenal sebagai kota wisata budaya dan sejarah. Tak jauh dari pusat Kota Gudeg ini tersembunyi sejumlah pantai indah yang menyuguhkan pemandangan khas nan eksotis. Salah satunya adalah Pantai Siung terletak di Dusun Wates, Desa Duwet, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai Siung tergolong istimewa dibanding pantai-pantai lain di…