|

Tradisi Gumrek Sapi

Tradisi Gumrek yang digelar masyarakat Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta sebenarnya tidak hanya berlaku untuk ternak jenis sapi, tapi juga untuk ternaik lain seperti kambing dan kerbau.

Tradisi ini berakar dari kepercayaan turun temurun terhadap kebiasaan Nabi Sulaiman memuliakan satwa dengan memberikan selamatan pada waktu Wuku Gumrek.

Wuku Gumrek (sebagian menyebut dengan ‘gumbrek’ ) merupakan satu dari 30 wuku dalam penanggalan Jawa. Wuku sendiri merupakan suatu siklus dalam penanggalan Jawa yang berdurasi sepekan (7 hari). Siklus wuku berdurasi 30 pekan (210 hari), dan masing-masing wuku memiliki nama tersendiri.

Dasar perhitungan menurut wuku adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara (pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti, misalkan hari Sabtu Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.

Dan, bagi masyarakat Gunungkidul, Wuku Gumrek menjadi waktu paling baik untuk memuliakan ternak mereka dengan cara memberi selamatan.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • | | |

    “Balonku Ada Lima”

    Namanya Yuliono. Tapi kemampuannya bersiul dengan cara unik membuatnya diberi gelar Singsot dibelakang namanya. Singsot dalam bahasa Jawa berarti bersiul. Selain memiliki kemampuan bersiul, Yuliono juga mampu menyanyi dengan mengeja lirik lagu secara cepat. Tidak percaya? Simak video yang satu ini. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | |

    Wisata Jeep Gumuk Pasir Parangtritis

    Menjadi salah satu keajaiban dunia, gumuk pasir di pesisir selatan kabupaten Bantul juga menyuguhkan pemandangan yang cantik dan menarik. Apalagi kalo disusuri dengan menggunakan jeep. Seperti apa serunya? Monggo simak videonya… Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • |

    Indonesian Rock Climbing Gathering

    Sebuah event bagi para pecandu panjat senantiasa digelar FPTI Pengda DIY dan Dinas Pariwasata Daerah Istimewa Yogyakarta. Bertajuk Indonesia Climbing Gathering, event yang digelar setahun sekali di Tebing Siung, Kecamatan Tepus, Gunungkidul menjadi surga bagi para pemanjat maupun pecandu olahraga ekstrim termasuk rockclimbing. Di event ini, mereka berkumpul, berdiskusi, berbagi dan beraksi untuk menaklukan tebing…

  • |

    Koreografi Tari “MONOKROM”

    I can’t see your colour. What you mind to tell me what is my colour? MONOKROM merupakan sebuah koreografi karya Mohamad Raka Reynaldi yang ditarikan oleh Ulfa, Tiara dan Deska dalam Loka Festival of Contemporary Arts 2017 yang digelar di Balai Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menafsir tentang warna, karya tari…

  • |

    MUSIK | Sholawat Tombo Ati

    Sejumlah pemuda dari berbagai latar menembangkan sholawat Tombo Ati di halaman langgar (mushola) Tombo Ati yang didedikasikan untuk Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Omah Petruk, Sabtu (1/2/2020). Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.