Pentas Air Kata-Kata
|

Pentas “Air Kata-Kata”

Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalirbebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi Air Kata Kata yang dibacakan Thomas Pujo dalam Panggung Sastra Pertunjukan “Kejujuran dalam Air Kata-kata” di Omah Petroek, Hargobinangun, Pakem, Sleman, beberapa waktu lalu.

Simak kedalaman maknanya.

Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

Similar Posts

  • |

    SNORKLING di Pantai Nglambor

    Dikenal memiliki banyak pantai yang indah, namun, tidak semua pantai di Kabupaten Gunungkidul bisa untuk snorkeling. Pantai Nglambor di Kecamatan Tepus, adalah satu dari tiga pantai yang bisa memanjakan mata kita dengan aneka satwa laut saat snorkling. Letaknya yang terlindung oleh dua bukit karang menjadikan gelombang di pantai ini relatif kecil dibanding ombak pantai selatan…

  • |

    Koreografi Tari “SQUAMATA”

    Merupakan karya bersama R. Bagus Wisnu Wadana K.A, Tamara Nona Armada, Azizah Isnaeni Nur Fadilla, Sifa Sabda Mukti dan Tirza Kanya “SQUAMATA” bercerita tentang ular. Tentang suara mendesis yang keluar dari tubuh panjang dengan motif squama indah yang menarik. Namun ingat, di balik keelokan motif dan keindahan desis, ada gigi tajam dan racun mematikan yang…

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | SUGRIWA-SUBALI

    Sugriwa dan Subali merupakan dua anak Resi Gotama dan Dewi Indradi yang berubah ujud menjadi kera setelah berebut Cupu Manik Astagina. Meski demikian, dua ekor kera inilah yang bisa membantu para dewa mengalahkan Patih Lembusura yang meminta bidadari Dewi Supraba dan Dewi Tara untuk dijadikan istri Prabu Maesasura. Kisah Sugriwa dan Subali ini diangkat dalam…

  • |

    Jogja Darurat Air

    Dengan dalih meningkatnya kunjungan wisata, hotel-hotel dan apartemen terus dibangun. Beribu kamar terus bertambah. Dan berarti pula berjuta kubik air disedot. Lalu apa yang akan menimpa Yogyakarta selanjutnya? OGJA DARURAT AIR menggambarkan bagaimana eksploitasi para pengembang terhadap kota budaya dan dampaknya atas lingkungan. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | | | |

    Musik Gejog Lesung “PADANG MBULAN”

    Sebagai musik, gejog lesung sangat fleksibel. Ia bisa mengiringi lagu apa saja. MEskipun selama ini lebih banyak digunakan untuk mengiringi lagu-lagu dolanan, namun, jika para pemainnya cakap, gejog lesung bisa menghasilkan irama yang menarik seperti dalam lagu Padang Mbulan yang dibawakan Grup Asem Gede, Kalibawang, Kulonprogo. Kamu suka? Yuk bagikan tulisan ini.

  • | | | | |

    Wayang Jogja Night Carnival #2 | ADIPATI KARNO

    Duka menyelimuti Kurusetra saat Pasopati, anak panah sakti milik Arjuna menerjang leher Kadipati Karno. Menantu Raja Salya ini menemui takdirnya. Mendapatkan kematian seperti yang diinginkannya sebagai satria. Kematian yang sama sekali tak diharapkan Arjuna. Karena meski berhadapan, mereka berasal dari rahiim yang sama. Rahim Dewi Kunti. Kecamatan Danurejan menggarap tokoh Karno dengan apik. Melibatkan anak-anak…